Bentuk dan ciri
Motif ini menggunakan garis geometris berbentuk segitiga sama sisi yang sambung-menyambung membentuk gelombang, seperti ombak — bombang dalam bahasa Bugis. Garis zig-zag inilah yang menjadikan Bombang salah satu motif paling khas pada kain sutra Sengkang.
Makna motif
Buku sumber mengkaji setiap motif dengan dua lapis makna ala Susanne Langer: makna bersama yang dipahami pemakai (denotasi) dan makna mendalam yang dipahami pengrajin (konotasi).
Denotasi · yang terlihat oleh pemakai
Makna bersama
Ombak. Deretan segitiga yang naik-turun seperti permukaan laut.
Konotasi · yang dipahami pengrajin
Makna mendalam
Ombak melambangkan jiwa bahari dan pelaut ulung orang Bugis dalam berdagang. Motif ini sekaligus merekam sejarah masuknya kain sutra ke Kabupaten Wajo — dibawa melintasi laut melalui jalur perdagangan pada abad ke-14 sampai ke-15.